Penggunaan Flowmeter Ultrasonic Pada Pengolahan air limbah

Jenis flow meter Ultrasonic

Saat ini, flowmeter ultrasonic banyak digunakan pada proses pengolahan limbah baik limbah domistik maupun yang lainnya. Khususnya jenis instalasi yang tidak memotong pipa. Karena jenis flow meter ultrasonic ini dapat diaplikasikan pada ukuran pipa yang bervariasi dari 1/2″ hingga 6000″.

Berikut ini Flowmeter ultrasonic berdasarkan cara instalasinya digolongkan dalam :

  • In-Line Ultrasonic Flow Meters
  • Insertion ultrasonic Flow Meters
  • Clamp-On Ultrasonic Flow Meters
  • Open Channel Flow Meter

Clamp on Ultrasonic Flow Meter

Flowmeter ultrasonic merupakan tipe flow meter yang cara kerjanya mengukur kecepatan aliran fluida dengan menggunakan ultrasound. Sehingga dengan perhitungan volume yang mengalir bisa terbaca di transmitter ultrasonic.

Dengan menggunakan sensor ultrasonik atau transducer ultrasonic dapat mengukur kecepatan rata-rata aliran fluida dalam pipa. Prinsip flowmeter ultrasonic transit time adalah mengukur rata rata perbedaan waktu antara waktu pengiriman signal dan penerimaan signal dengan arah aliran.

Jenis instalasi flowmeter Ultrasonic yang banyak disukai oleh enginner adalah jenis clamp on, karena instalasinya yang cepat dan mudah. Cara instalasinya, tidak perlu memotong atau melubangi pipa, tapi transducer  cukup ditempel pada permukaan luar pipa yang telah ditreatment.

Flow meter ultrasonic clamp onmempunyai output analag 4-20 mA, alarm, relay, pulse maupun communication RS232 atau RS485. Sedangkan untuk flow transmitter atau ultrasonic flow computer ada yang berjenis wall mount, pannel mount maupun pipe mount. Sedangkan untuk power suplai juga ada yang menggunakan AC 220 VAc maupun 24 Vdc

Product clamp on ultrasonic flowmeter dapat di klik disini

Inline Ultrasonic flow meter

Ultrasonic Flow meter yang paling banyak digunakan adalah jenis flowmeter yang cara installasinya menggunakan sistem clamp on. Yaitu instalasi yang tidak perlu memotong pipa maupun melubangi pipa. Karena itu anggapan sebagaian besar para enginner jika di sodorkan flowmeter ultrasonic  selalu di indentikan clamp on flow meter.

Padahal  flowmeter ultrasonic ada juga yang menggunakan sitem installasinya harus mematikan pompa atau menutup valve dan melakukan peotongan pipa. Jenis ultrasonic flow meter yang instalasinya harus melakukan pemotongan pipaa dan di lanjutkan dengan memasang flange atau membuat ulir dinamakan dengan istilah InLine ultrasonic flow meter seperti pada gambar dibawah ini.

Flow Meter Open Channel 

  • Flow meter open channel, banyak diaplikasikan pada  aliran pada sistem saluran terbuka seperti pada kanal, sungai atau parit.
  • Pada dasarnya, flow meter open chanel ini menghitung kecepatan aliran dengan mempertimbangkan ketinggian permukaan. Untuk pengukuran kecepatan aliran bisa menggunakan transit time flow meter atau Magnetic flow meter. Sedangkan, level atau ketinggian permukaan aliran bisa menggunakan ultrasonic level sensor atau radar sensor.
  • Penggabungan velociti dengan luas penampang bisa menghasilkan kapasitas aliran atau flow rate aliran dalam kanal.
  • Silahkan klik produk Open Channel Flow Meter
      Another article :Jenis Ultrasonic Flow MetersKaliberasi Flow MeterCara Mengoprasikan Portable Flow MeterAplikasi Flow MeterFungsi Flow MeterFlow Meter AirHarga Flow Meter Air

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s